Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

DAFTAR NAMA PONDOK PESANTREN YANG MENGAJARKAN QIRA'AH SAB'AH ATAU 'ASYRAH DI INDONESIA

Gambar
 DAFTAR NAMA PONDOK PESANTREN YANG MENGAJARKAN QIRA'AH SAB'AH ATAU 'ASYRAH DI INDONESIA 1. PP Al Munawwir, Pendiri KH Munawwir,Krapyak Jogjakarta. 2. PP Yanbu'ul Qur'an,Pendiri KH Arwani Amin, Kudus Jawa Tengah. 3. PP Madrasatul Qur'an, Pendiri KH M. Yusuf Masyhar, Tebuireng Jombang Jawa Timur. 4. PP Sunan Pandanaran, Pendiri KH Mufid, Sleman Jogjakarta. 5. PP Asy Syadzili, Pendiri KH Syadzili Muhdor, Malang Jawa Timur. 6. PP Murattilil Qur'an, Pendiri KH Maftuh Basthul Birri,Kediri Jawa Timur. 7. PP. Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang, Pendiri KH. Ainul Yaqin, S.Q. 8. PP Dar Al Qur'an, Pendiri KH Ahsin Sakho' Muhammad, Kebonbaru,Arjawinangun, Cirebon. 9. PP Rubat Futuhat, Pendiri K Jamal dan Nyai Nailal Hifdziyah,Lc, Jepara Jawa Tengah. 10. PP Pasca Tahfidz Bayt Al Qur'an, Pendiri Prof. Dr. H. M. Quraisy Shihab,MA, Tangerang Selatan 11. PP Bustan Usyaqil Qur'an, Pendiri KH R. Muhammad bin KH Mahfudz At Tarmasi, Demak Jawa Tengah 12. PP Bi...

Syarat Sebelum Melakukan Shalat

Gambar
 Syarat Sebelum Melakukan Shalat Suci dari Hadats Syarat pertama adalah sucinya anggota badan dari hadats kecil dan besar ketika mampu melakukan. Adapun faqidut thohurain (tidak menemukan dua alt bersuci yaitu air dan debu), maka hukum sholatnya sah namun wajib baginya untuk mengulanginya -ketika sudah mampu bersuci-. Suci dari Najis Dan suci dari najis yang tidak dima’fu pada pakaian, badan dan tempat. Mushannif akan menjelaskan yang terakhir ini (suci tempat) sebentar lagi. Tempat Yang Suci Syarat ke tiga adalah bertempat di tempat yang suci. Maka tidak sah sholatnya seseorang yang sebagian badan atau pakaiannya bertemu najis saat berdiri, duduk, ruku’, atau sujud. Masuk Waktu Sholat Syarat ke empat dalah mengetahui masuknya waktu atau menyangka masuk waktu berdasarkan dengan ijtihad. Sehingga seandainya ada seseorang yang melakukan sholat tanpa semua itu, maka sholatnya tidak sah, walaupun tepat waktunya. Menghadap Kiblat Syarat ke lima adalah menghadap kiblat, maksudnya Ka’bah....

Gagal Menjadi Santri

Gambar
 Gagal Menjadi Santri Beliau bernama ibu Wasitah, seorang penjual tempe yang bersuamikan petani. Terlahir dari keluarga sederhana, bahkan mungkin bisa dibilang pra sejahtera. Masa kecil beliau sering dihabiskan untuk membantu orangtua di sawah dan kebun. Padahal tergolong anak yang cerdas, tapi kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan untuk sekolah, cuma sampai SR (setingkat SD). Beliau punya keinginan untuk mondok, tapi tidak mendapat izin dari orangtua, karena faktor biaya. Ketika hendak menikah juga berharap dipersunting oleh santri, tapi ternyata tidak tercapai keinginannya, beliau dilamar oleh seorang petani biasa. Keinginan itu tetap membara, yang kemudian beliau pupuk setiap hari dengan doa : اللهم احينا بحياة العلماء وامتنا بموت الشهداء Ya Allah, hidupkanlah aku dengan kehidupannya ulama, dan matikanlah aku dengan kematiannya syuhada. Berkat pertolongan Allah dan kegigihan beliau dalam berdoa, putra putrinya mondok semua, tanpa paksaan. Bahkan 5 anaknya mondok di tempat ...