Postingan

Zaid bin al-Khattab sang pahlawan umar bin khattab

Gambar
[Ilustrasi] Semua orang mengenal Umar — gagah, tegas, bijaksana. Tapi tak banyak yang mengenal lelaki yang pernah berdiri di belakangnya, ketika ia masih berjalan tertatih di awal hidupnya. Di balik kebesaran seorang khalifah, ada sosok kakak yang pernah menaruh harapan pada pemuda penjaga unta. Namanya Zaid bin al-Khattab. Dialah kakak yang menyodorkan kesempatan ketika ayah menutup pintu. Dialah yang percaya ketika dunia belum mengakui. Modalnya bukan sekadar dinar, tapi keyakinan bahwa saudaranya akan menjadi sesuatu yang besar. Dan dari kisah mereka kita belajar, bahwa tidak semua pahlawan harus tampil di depan. Sebagian memilih menjadi tangan yang menopang, dan justru karena merekalah seseorang bisa berdiri.

wahsyi bin harb al-habsyi

Gambar
wahsyi bin harb al-habsyi [Ilustrasi] Wahsyi tahu dirinya tak layak. Namun, hatinya tak bisa berbohong—ia merindukan Rasulullah. Ingin mendekat, namun dosanya menahannya. Maka dari kejauhan, ia mencuri pandang. Berulang kali. Setiap kali Rasulullah lewat, ia menunduk, lalu diam-diam mengangkat wajahnya lagi—ingin melihat lebih lama. Ia hanya bisa menangis dalam diam, namun setidaknya ia masih bisa melihat sang Nabi—melihat cahaya di wajahnya, kasih di matanya. Lalu kita? Jarak kita lebih jauh… Bukan hanya oleh dosa, tapi oleh waktu. Jika Wahsyi menangis karena tak bisa mendekat, mengapa kita tidak menangis lebih kencang dan tersiksa, ketika bahkan untuk mencuri pandang pun tak bisa?

Ustadz, boleh ga sholat qodho berjamaah?

Gambar
Bagi makmum yg qada' solat diperbolehkan bermakmum kepada imam yang solat ada' atau solat sunnah, apalagi ketika sama2 qada' solat dan solat yg diqada' sama, ex imam qada' solat duhur makmum juga qada' solat Dzuhur tentu sangat diperbolehkan. : إذا اتفقا فيها صلاتا الإمام والمأموم أي عددا ونوعا كظهرين، فان اختلفا نوعا فقط كعصر خلف ظهر أو نوعا وصفة كمغرب خلف ظهر كانت الجماعة مكروهة، ومع تحصل ذلك فضيلتها كفرض خلف نفل وعكسه ومؤداة خلف مقضية وعكسه    Artinya: ketika shalat imam dan shalat makmum sama baik jumlah maupun jenisnya seperti sama shalat zhuhur. Tetapi kalau hanya berbeda jenis seperti orang shalat ashar yang bermakmum kepada orang shalat zhuhur, atau berbeda model dan sifat seperti orang shalat maghrib yang bermakmum kepada orang shalat zhuhur, maka shalat jamaah tersebut makruh. Meskipun makruh, keutamaan shalat berjamaah tetap didapat seperti orang shalat fardhu yang bermakmum kepada orang shalat sunah atau sebaliknya, orang shalat tunai yang bermakmum ...

DAFTAR NAMA PONDOK PESANTREN YANG MENGAJARKAN QIRA'AH SAB'AH ATAU 'ASYRAH DI INDONESIA

Gambar
 DAFTAR NAMA PONDOK PESANTREN YANG MENGAJARKAN QIRA'AH SAB'AH ATAU 'ASYRAH DI INDONESIA 1. PP Al Munawwir, Pendiri KH Munawwir,Krapyak Jogjakarta. 2. PP Yanbu'ul Qur'an,Pendiri KH Arwani Amin, Kudus Jawa Tengah. 3. PP Madrasatul Qur'an, Pendiri KH M. Yusuf Masyhar, Tebuireng Jombang Jawa Timur. 4. PP Sunan Pandanaran, Pendiri KH Mufid, Sleman Jogjakarta. 5. PP Asy Syadzili, Pendiri KH Syadzili Muhdor, Malang Jawa Timur. 6. PP Murattilil Qur'an, Pendiri KH Maftuh Basthul Birri,Kediri Jawa Timur. 7. PP. Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang, Pendiri KH. Ainul Yaqin, S.Q. 8. PP Dar Al Qur'an, Pendiri KH Ahsin Sakho' Muhammad, Kebonbaru,Arjawinangun, Cirebon. 9. PP Rubat Futuhat, Pendiri K Jamal dan Nyai Nailal Hifdziyah,Lc, Jepara Jawa Tengah. 10. PP Pasca Tahfidz Bayt Al Qur'an, Pendiri Prof. Dr. H. M. Quraisy Shihab,MA, Tangerang Selatan 11. PP Bustan Usyaqil Qur'an, Pendiri KH R. Muhammad bin KH Mahfudz At Tarmasi, Demak Jawa Tengah 12. PP Bi...

Syarat Sebelum Melakukan Shalat

Gambar
 Syarat Sebelum Melakukan Shalat Suci dari Hadats Syarat pertama adalah sucinya anggota badan dari hadats kecil dan besar ketika mampu melakukan. Adapun faqidut thohurain (tidak menemukan dua alt bersuci yaitu air dan debu), maka hukum sholatnya sah namun wajib baginya untuk mengulanginya -ketika sudah mampu bersuci-. Suci dari Najis Dan suci dari najis yang tidak dima’fu pada pakaian, badan dan tempat. Mushannif akan menjelaskan yang terakhir ini (suci tempat) sebentar lagi. Tempat Yang Suci Syarat ke tiga adalah bertempat di tempat yang suci. Maka tidak sah sholatnya seseorang yang sebagian badan atau pakaiannya bertemu najis saat berdiri, duduk, ruku’, atau sujud. Masuk Waktu Sholat Syarat ke empat dalah mengetahui masuknya waktu atau menyangka masuk waktu berdasarkan dengan ijtihad. Sehingga seandainya ada seseorang yang melakukan sholat tanpa semua itu, maka sholatnya tidak sah, walaupun tepat waktunya. Menghadap Kiblat Syarat ke lima adalah menghadap kiblat, maksudnya Ka’bah....

Gagal Menjadi Santri

Gambar
 Gagal Menjadi Santri Beliau bernama ibu Wasitah, seorang penjual tempe yang bersuamikan petani. Terlahir dari keluarga sederhana, bahkan mungkin bisa dibilang pra sejahtera. Masa kecil beliau sering dihabiskan untuk membantu orangtua di sawah dan kebun. Padahal tergolong anak yang cerdas, tapi kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan untuk sekolah, cuma sampai SR (setingkat SD). Beliau punya keinginan untuk mondok, tapi tidak mendapat izin dari orangtua, karena faktor biaya. Ketika hendak menikah juga berharap dipersunting oleh santri, tapi ternyata tidak tercapai keinginannya, beliau dilamar oleh seorang petani biasa. Keinginan itu tetap membara, yang kemudian beliau pupuk setiap hari dengan doa : اللهم احينا بحياة العلماء وامتنا بموت الشهداء Ya Allah, hidupkanlah aku dengan kehidupannya ulama, dan matikanlah aku dengan kematiannya syuhada. Berkat pertolongan Allah dan kegigihan beliau dalam berdoa, putra putrinya mondok semua, tanpa paksaan. Bahkan 5 anaknya mondok di tempat ...

KESIBUKAN SANTRI

Gambar
 KESIBUKAN SANTRI NDALEM; sibuk melayani keperluan rumah tangga kiai, entah masak, bersih-bersih, nyopir, laden, nyawah, atau lainnya. Santri ndalem ini bisa dibilang menduduki 'strata kesantrian tertinggi' di pondok. NGANTOR; menjadi pengurus manajemen pesantren. Ngurusi penerimaan santri baru, surat menyurat, event-event tertentu, narik syahriyah, nyusun jadwal ustadz, menindak pelanggaran, dan seterusnya. MANGGUNG; kerap tampil dalam acara-acara pondok. Entah lomba, jadi vokalis, penabuh terbang, simakan, dan sebagainya. Jenis ini biasanya terkenal di seantero komplek, banyak fansnya. Biasanya pulang ke pondok bawa berkat atau amplop. NDAMPAR; fokus ngaji atau 'madep dampar'. Kegiatannya didominasi mutolaah, nderes, bahtsu, menulis, mengajar. WIRIDAN; malamnya melekan, solat sunah, merapal wirid, ziaroh. Siangnya puasa senen kemis, ndawud, ngrowot, ndalail, dan semisalnya. Tiap kesibukan di atas menjadi proses belajar bagi masing-masing santri, sesuai 'passion...